Ryan Pradinata
Beranda
Home
Social Profiles
Popular
Tags
Blog Archives
Popular Posts
Pengikut
Blog Archive
▼
2013
(560)
►
November
(153)
▼
Oktober
(51)
Bikin Undang-undang
ADVOKAT
Puntung Rokok
Puntung Rokok
PILIH GADIS MATEMATIS ATAU GADIS LOGIS?
Kakek Tua dan Wali Allah
Jika Guru Matematika mengajar B.Inggris
Tersesat di Syurga
Kakek Tua dan Wali Allah
Takut Miskin di Akhirat
Ilmuwan Indonesia
SOPIONASE NEGARA
Lebih Celaka
KEBANGKITAN UMAT ISLAM..
ORANG AUSTRALIA TAKUT KE KOTA SOLO....!?
Humor Jihad
Humor Umat Beragama
NGALAP BERKAH DARI UST ABU BAKAR BAASYIR...??
Dialog Dua Orang Dungu
Keturunan Kera
Humor Polisi
Sultan dan Dua Orang Gila
Do you like Salad?
Jam Dermawan
Gus Dur dan Orang Mati
Jam Dermawan
Jam Dermawan
Jam Dermawan
Media Salah Kutip
Humor DPR
Kuli dan Kiyai
Tiang bendera
Orang Buta dan Lampu
Tengkorak Musa
Teka Teki Suksesi
Obrolan Monyet
Tanda-tanda orang pintar
Obrolan Monyet
Lobi-lobi skripsi
Sepatu Buaya
Bodrex
Supir Taksi
Rambu Rambu Kehidupan
Rambu-rambu Lalu lintas
Quote 2
Kisah Muslim
Quote
2
??
zz
Kambing Putih dan Kambing HItam
►
September
(101)
►
Agustus
(50)
►
April
(105)
►
Februari
(50)
►
Januari
(50)
►
2012
(179)
►
November
(63)
►
Oktober
(26)
►
September
(1)
►
Juli
(1)
►
Juni
(3)
►
Mei
(4)
►
April
(34)
►
Maret
(10)
►
Februari
(24)
►
Januari
(13)
►
2011
(52)
►
Desember
(44)
►
November
(2)
►
Oktober
(2)
►
September
(1)
►
Juli
(3)
Kamis, 17 Oktober 2013
Quote 2
06.27
No comments
Bismillaahirrahmaanirrahii
m,,,,
Kenapa kita harus bersedih hati berkepanjangan?
Ketika sesuatu yang sudah ada di tangan terlepas dari genggaman kita? Bukankah ALLAH sedang menguji kadar keikhlasan kita?
Kenapa kita harus larut dalam kekecewaan yang teramat dalam?
Ketika sebuah keinginan tak kunjung menjadi kenyataan?
Bukankah ALLAH sedang menguji sebatas mana kesabaran kita?
Kenapa kita harus terus menerus menangis dan meratap?
Ketika sebuah kebahagiaan yang kita miliki hancur begitu saja karena pengkhianatan?
Bukankah ALLAH sedang ingin menguji seberapa besar kadar ketawakalan kita kepada_NYA ?
Dan ketika ujian serta cobaan datang silih berganti.
Kenapa kita harus berputus asa?
Bukankah ALLAH tidak akan menguji hamba-hamba_NYA dengan suatu ujian di luar batas kemampuannya?
( La Yukallifullahu Nafsan Illa Wus'aha )
"ALLAH tidak akan membebani seseorang (hamba_NYA) melainkan sesuai dengan kemampuannya." [Al-Baqarah : 286]
Ketika kita bisa menerima apapun yang menjadi ketetapan_NYA dengan hati penuh kelapangan dan keikhlasan,
Maka yakinlah hidup kita akan jauh lebih indah.
Hatipun akan semakin dekat dengan ketenteraman.
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
0 komentar:
Posting Komentar
0 komentar:
Posting Komentar